Strategi Trading Binomo dengan Indikator Paling Akurat

 Cara Bermain Binomo Agar Menang atau Profit

Akhirnya Saya mencoba juga trading di binomo dengan mengaplikasikan teknik trading yang biasa digunakan untuk IQ Option.

Saya akan berbagi trik profit dengan menggunakan indikator paling akurat untuk open posisi di binomo android maupun pc.

Cara ini prinsipnya seperti teknik golden moment binomo hanya saja menggunakan indikator yang berbeda, tetapi tujuannya sama.

Indikator binomo paling akurat

Indikator apa yang paling akurat untuk trading di binomo?

Sebenarnya tidak ada indikator yang akurat 100% . Indikator prinsipnya adalah alat untuk memprediksi kemana harga akan bergerak selanjutnya apakah harga akan naik atau turun. Yang namanya prediksi tentu tidak bisa menjamin 100% pasti akan terjadi.

Tetapi jika trader mampu memanfaatkan indikator yang cocok, akan dapat membantu memudahkan menganalisa pergerakan harga berikutnya.

Untuk keakuratan teknik trading binomo ini saya kasih nilai akurat 75% dengan syarat mampu bersabar menunggu moment yang tepat sesuai strategi yang direncanakan.

Indikator yang akan saya gunakan adalah Indikator Rata Rata Pergerakan, bahasa kerennya indikator Moving Average.

Apa itu Indikator Moving Average?

Moving Average yaitu indikator yang menghitung harga rata-rata suatu aset dalam periode waktu tertentu, selanjutnya menghubungkannya dalam bentuk garis. 

Nilai rata-rata bisa berasal dari harga pembukaan (open), penutupan (close), tertinggi (high), terendah (low), ataupun pertengahan (median). 

Indikator Moving Average/Rata rata pergerakan di Binomo dibagi menjadi beberapa bagian, namun yang akan kita gunakan adalah jenis EMA 

Strategi indicator binomo

Cara pasang indikator EMA

  1. klik ikon indikator
  2. Klik ''tersedia''
  3. Klik ''Rata Rata Pergerakan''
  4. Ubah jenisnya menjadi EMA
  5. Ubah Periode menjadi 3
  6. Pilih warna garis Biru

Kita akan pasang 3 garis indikator EMA, jadi lakukan sampai 3 kali dengan periode: 3, 5, 8 dengan warna berbeda seperti ini:

  • EMA Periode 3 warna biru
  • EMA Periode 5 warna merah
  • EMA Periode 8 warna putih

Jika kurang jelas bisa tonton video berikut


Setelah memasang indikator, selanjutnya kita pelajari teknik trading dan waktu yang tepat untuk open posisi.

Cara open posisi trading binomo agar profit

Pada strategi ini ada beberapa aturan yang harus dipenuhi atau dipahami yaitu:

1. Waktu penutupan trading 1 menit atau sekitar 60 detik

Kita akan trading dengan jangka waktu penutupan antara 30 detik sampai 60 detik

2. Menggunakan time frame 15 detik

Untuk open posisi kita setting pada time frame 15 detik. Namun ketika sedang menganalisa pergerakan terkadang kita cek juga pada time frame 1 menit dan 5 menit.

3. Follow the trend (open posisi mengikuti arah tren)

Kita rencanakan untuk arah open posisi mengikuti arah trend yang sedang terjadi akhir akhir ini. Misalnya trend yang sedang terjadi adalah trend naik, maka kita open posisi BUY/NAIK. Begitu juga ketika pergerakan sedang trend turun, maka pilih open posisi SELL/TURUN.

Trading mengikuti arah trend diklaim oleh banyak trader lebih aman dan minim resiko jika dibandingkan trading melawan arah atau reversal.

Oleh karena itu kita harus bisa memastikan dengan benar, trend apa yang sebenarnya terjadi baru baru ini, mengingat pergerakan grafik memang naik turun seperti zig zag.

4. Tentukan atau pastikan dahulu trend yang sedang terjadi belakangan ini

Karena kita akan trading mengikuti arah trend, tentu harus mengetahui terlebih dahulu trend apa yang terjadi saat ini.

Seperti yang kita lihat pergerakan harga zig zag naik turun, terkadang membingungkan untuk menentukkannya. Sebab trend  naik di time frame 15 detik, bisa jadi trend turun pada time frame 5 menit.

 Berikut ini cara memastikan trend yang terjadi untuk trading jangka waktu sekitar 60 detik:

  • Lihat pergerakan trend harga pada beberapa time frame yang berbeda yaitu Timeframe 15 detik, 1 menit dan 5 menit
  • Pastikan pergerakan harga di timeframe yang berbeda menunjukan arah trend yang sama
  • Jika terjadi perbedaan arah trend di beberapa time frame jangan trading atau open posisi dulu

Karena kita akan trading dengan jangka waktu 30 detik sampai 60 menit, maka hanya perlu membandingkan arah trend di time frame 15 detik dan 1 menit. Namun untuk meyakinkan lagi cek juga di time frame 5 menit.

Contoh perbandingan arah trend di timeframe 15 detik dan 1 menit

Strategi binomo android

Strategi binomo 1 menit

Teknik golden moment binomo

5. Jangan open posisi trading disaat trend mendatar atau sideways

Pergerakan harga trend mendatar atau sideways tercipta karena harga mengalami titik jenuh, baik itu Oversold maupun Overbought.

Sebuah harga yang terus naik maupun turun pasti akan mencapai puncaknya. Nah disaat seperti ini penjual dan pembeli akan tarik menarik harga. Sehingga yang kita lihat di grafik pergerakannya kesamping/sideways.

Pada trend ini tidak disarankan untuk open posisi trading karena belum jelas apakah harga akan naik atau turun. Sehingga resikonya besar jika memaksakan trading. Meskipun kesempatan untuk menang masih ada. Tapi itu sangat kecil.

Masalahnya terkadang saat sedang asyik open posisi karena pergerakan trend yang panjang dan beberapa kali profit, membuat lengah dimana setelah open posisi tiba tiba trend menjadi sideways.

Oleh karena itu penting untuk mewaspadai momen akan terjadinya perubahan arah trend.

Contoh pergerakan sideways terjadi setelah arah trend naik/uptrend: Jika menemukan dua titik puncak yang tingginya sejajar, harap waspada karena bisa jadi akan terjadi trend sideways atau trend turun/downtrend.

Contoh pergerakan sideways terjadi setelah arah trend turun/downtrend: Jika mendapati dua titik lembah yang tingginya sejajar, bisa jadi arah trend akan sideways atau berbalik arah.

cara menang main binomo
6. Menentukan moment untuk open posisi

Ini bagian yang paling penting yaitu moment yang tepat untuk open posisi agar profit.

Sesuai rencana diatas, kita akan open posisi mengikuti trend yang terjadi saat ini atau lebih dikenal dengan Folllow the trend.

Oh iya saya ingatkan lagi:

  • Menggunakan 3 indikator EMA dengan periode 3 (Biru), 5 (merah) dan 8 (putih)
  • Untuk analisa gunakan time frame 15 detik, 1 menit dan 5 menit untuk memastikan arah trend
  • Untuk open posisi gunakan di timeframe 15 detik.
Cara open posisi BUY atau NAIK:
  • Pastikan sedang terjadi trend naik atau Uptrend dengan membandingkan dari beberapa time frame berbeda yaitu time frame 15 detik, 1 menit da 5 menit.
  • Perhatikan pola candlestick akhir akhir ini, jika seperti gambar dibawah ini yaitu candlestick berada diatas garis indikator. Yang mana zig zag pola candlestick bertumpu diatas garis indikator.

Open posisi BUY/NAIK ketika pergerakan candlestick menyentuh pijakan bawah yaitu indikator berwarna putih (EMA periode 8). Dengan alasan, karena trend masih naik maka diprediksi setelah menyentuh garis indikator harga akan memantul naik lagi.

contoh video open posisi sesuai gambar diatas


 Bagaimana jika pola candlesticknya tidak seperti diatas?

Jika pola candlesticknya zig zag crossing (menembus garis indikator) seperti dibawah ini

Open posisi BUY/NAIK:

Ketika garis Indikator Biru (periode 3) bergerak menembus garis lainnya dari bawah ke atas. Perhatikan gambar dibawah ini

Contoh video open posisi BUY/NAIK dengan kondisi diatas

 

Cara Open posisi SELL atau TURUN:
  • Pastikan arah trend yang sedang terjadi adalah tren turun atau downtrend caranya dengan melihat grafik harga pada time frame 15 detik, 1 menit dan 5 menit untuk memastikan. 
  • Perhatikan pola candlestick apakah candlestick menggantung pada garis indikator atau membentuk zig zag dengan crossing garis indikator?.

Cara open posisi TURUN atau SELL pada pola candlestick yang menggantung pada garis indikator, seperti gambar berikut ini: 

Pada trend turun/downtrend pergerakan candlestick berada dibawah garis indikator, Lakukan open posisi TURUN/SELL: ketika pergerakan harga menyentuh garis indikator putih (EMA periode 8) dari bawah keatas. 

Karena pergerakan trend masih turun/downtrend maka diprediksi harga akan kembali kebawah.

Contoh video open posisi turun/sell sesuai kondisi diatas:

Cara open posisi SELL/TURUN pada pola candlestick yang membentuk zig zag crossing (menembus) garis indikator, seperti gambar dibawah ini

Pada pola candlestick ini cara open posisi SELL/TURUN yaitu:

Setelah memastikan trend yang sedang terjadi adalah tren turun dengan membandingkan di berbagai timeframe, maka tunggu pergerakan garis biru (EMA periode 8) bergerak crossing/menembus garis indikator yang lainnya.

 Berikut ini video open posisi TURUN/SELL sesuai kondisi diatas:

Tips trading binomo agar menang

  • Sabar menunggu moment yang tepat untuk open posisi sesuai strategi yang direncanakan
  • Jangan Serakah, ketika sedang profit.
  • Targetkan berapa persen profit yang ingin didapatkan setiap harinya
  • Kendalikan emosi ketika sedang kalah/loss
  • Menggunakan Money Management

 Money management martiangle yaitu ketika kamu mengalami loss, maka nilai investasi berikutnya dinaikkan dengan tujuan agar ketika profit nanti bisa menutup kekalahan yang sebelumnya.

misalnya satu kali mengalami loss maka di open berikutnya naikkan nilai investasi 2,5x dari nilai sebelumnya.

Misal nilai investasi sebelumnya Rp 14.000 maka invest berikutnya Rp 14.000x 2,5 = Rp 35.000

Tetapi Anda harus membuat aturan lagi yaitu, ketika sudah 3 kali menaikkan nilai investasi tetapi masih loss sebaiknya berhenti dulu, lanjutkan besok lagi setelah pikiran fresh dan hati tenang.

Perlu diketahui Musuh terbesar seorang trader adalah keserakahan dan emosi, sedangkan kuncinya adalah kesabaran dan ketenangan.

Sabar menunggu moment yang tepat dan tenang dalam kondisi apapun yaitu baik sedang profit atau loss.

Semoga Tutorial cara bermain trading binomo dengan indikator ini bisa bermanfaat untuk Anda semua dalam meraih profit. Jangan lupa baca artikel trading lainnya ya..

Semoga sukses dan salam profit.