MASIGNCLEAN103

4 Pinjaman Tanpa Agunan BRI Syariah untuk Wirausaha Tanpa Riba dan Syarat

Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan dengan Agunan Bank BRI Syariah

Pada kesempatan ini kita akan berbagi cara informasi tentang tempat pinjam uang dengan dan tanpa jaminan/agunan untuk pengusaha dan pribadi tanpa riba atau disebut pinjaman syariah dari bank BRI.

Selain menggunakan perbankan konvensional, bank BRI juga menawarkan produk finansial berbasis syariah. Hal ini karena masyarakat Indonesia sebagian besar beragama islam, yang mana menghindari hal hal yang berbau riba karena dilarang menurut syariat islam.

Namun ternyata pinjaman dan tabungan syariah juga banyak diminati oleh masyarakat selain muslim. Untuk Anda yang sedang mencari tempat pinjaman uang tanpa jaminan, BRI Syariah juga menyediakan produk pembiayaan tanpa jaminan yang dinamakan KUR Mikro.

Jika Anda menginginkan jumlah pinjaman diatas Rp 25 juta dapat mengajukan pinjaman di bank BRI Syariah dengan menggunakan jaminan seperti BPKB motor atau mobil, sertifikat rumah, dll.

Disini kita akan mengulas produk pinjaman uang dari BRI Syariah khusus untuk pengusaha atau wirausaha sebagai dana modal usaha atau mengembangkan bisnis yang sudah berjalan.

Macam Macam Jenis Pinjaman Syariah untuk Pengusaha Wiraswasta

syarat pinjaman tanpa agunan bank bri syariah tanpa riba

Produk pembiayaan dari bank BRI Syariah yang ditujukan untuk pengusaha disebut dengan pembiayaan Mikro Syariah yang dikelompokkan menjadi 4 macam.

Jenis Jenis Pinjaman Mikro Syariah bank BRI:

  1. KUR Mikro iB (Tanpa Agunan)
  2. Mikro 25 iB (Tanpa Agunan)
  3. Mikro 75 iB
  4. Mikro 200 iB
1. KUR Mikro iB

  • Nilai pinjaman maksimal Rp 25 juta
  • Jangka waktu pinjaman (tenor) minimal 6 bulan dan maksimal 60 bulan
  • Tidak diperlukan agunan atau jaminan

2. Mikro 25 iB

  • Nilai pinjaman mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 25 juta
  • Jangka waktu pinjaman minimal 3 bulan dan maksimal 12 bulan
  • Tidak diperlukan jaminan atau agunan

3. Mikro 75 iB

  • Nilai pinjaman mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 75 juta
  • Jangka waktu pengembalian (tenor) 6-36 bulan untuk modal kerja dan 6-60 Bulan untuk pembiayaan investasi.
  • Wajib menggunakan agunan/jaminan
  • Jenis agunan yang diterima diantaranya: Kendaraan Bermotor, Kios, Los Tanah Kosong, Tanah & Bangunan Deposito BRI Syariah.
  • Jenis dokumen agunan yang diterima yaitu:SHM, SHGB,SHMSRS, AJB/Letter C/Girik. Petok D, BPKB, SHPTU/SIPTU, Gadai Deposito.

4. Mikro 200 iB

  • Nilai pinjaman mulai dari Rp 75 juta hingga Rp 200 juta
  • Jangka waktu angsuran pembayaran pinjaman 6-60 bulan
  • Diperlukan Agunan/jaminan
  • Jenis agunan yang diterima diantaranya:Kendaraan Bermotor, Kios, Los Tanah Kosong, Tanah & Bangunan Deposito BRI Syariah.
  • Jenis dokumen agunan yang diterima yaitu:SHM, SHGB,SHMSRS, SHPTU/SIPTU, BPKB, Gadai Deposit.

Skema pembiayaan mikro BRISyariah adalah menggunakan akad Murabahah (jual beli), dengan tujuan pembiayaan untuk modal kerja, investasi dan konsumsi (setinggi-tingginya 50 % dari tujuan produktif nasabah).

Pinjaman dana ini diberikan kepada calon nasabah dengan syarat sudah berumur Minimal 21 tahun atau 18 tahun (jika sudah menikah) dan Maksimal 65 tahun pada saat akhir jangka waktu pinjaman.

Apa saja persyaratan dan dokumen yang harus disiapkan untuk mengajukan pinjaman Mikro Syariah? Berikut identitas pribadi yang harus disiapkan:

  • Foto Copy E-KTP calon Nasabah dan pasangan (suami / istri) yang masih berlaku.
  • Foto Copy Kartu Keluarga dan akta nikah (jika sudah menikah).
  • Foto Copy Akta cerai/ surat kematian (untuk janda/duda)
  • Foto Copy Surat ijin usaha / Surat Keterangan usaha (SKU Asli)
  • Foto Copy NPWP, jika pinjaman diatas Rp 50 juta
 Perlu diketahui tidak semua jenis usaha bisa diberikan pinjaman dari BRIsyariah, tidak sama dengan BRI konvensional. Selama usaha yang dijalankan tidak melanggar syariat islam pasti akan disetujui.

Usaha yang pasti tidak diterima pengajuan pinjamannya adalah usaha yang melanggar syariat islam misalnya: diskotik, toko minuman keras, rentenir dll.

Biaya Administrasi Pinjaman BRIsyariah


Perlu diketahui juga bahwa setiap pinjaman pasti ada biaya aministrasi, begitu juga pada pinjaman BRIsyariah.

Biasanya biaya administrasi besar kecilnya tergantung dari nominal plafon pinjaman yang diajukan. Dan biaya administrasi harus dibayar ketika akad, hal ini karena tidak memotong biaya pencairan dana.

Berikut biaya biaya administrasi pada pinjaman BRIsyariah:
  • Biaya Admin 1% dari Plafond
  • Biaya Asuransi Jiwa Dan Asuransi Jaminan (berbeda setiap nasabahnya)
  • Biaya pengikatan Notaris kisaran antara 1.700.000 s/d 2.100.000
  • Materai 6000 paling banyak 5 s/d 10 lembar
Baca Juga =>  Syarat Pinjaman Bank BRI Tanpa Jaminan atau Agunan untuk Karyawan

Nah itulah jenis jenis pinjaman dana tunai dari bank BRIsyariah yang bisa digunakan untuk pembiayaan modal usaha maupun mengembangkan usaha yang sedang berjalan.

Semoga pembahasan ini dapat memberikan gambaran untuk anda yang sedang mencari pinjaman tanpa agunan maupun dengan agunan tanpa riba yaitu dengan sistem syariah. Semoga bermanfaat.
Share This :
Eko Susilo

Mulai Mengetik Lalu Tekan Enter Untuk search