MASIGNCLEAN103

Macam Macam Strategi Trading Forex Sederhana dan Profitable

4 Macam Strategi Trading Forex Sederhana Untuk Pemula Agar Profit Konsisten

Pada artikel ini kita akan membahas beberapa strategi trading forex yang cocok untuk pemula agar bisa profit secara konsisten.

Trading forex merupakan investasi jangka pendek yang mampu mendatangkan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Berinvestasi dalam dunia trading forex diibaratkan memasuki medan perang yang kejam dan tanpa belas kasihan. Jika anda melakukannya tanpa persiapan dan strategi, akan sangat sulit bisa bertahan lama.

Kita harus memiliki bekal dan strategi analisa trading yaitu strategi untuk menganalisa atau memprediksi kemana pergerakan harga yang akan terjadi selanjutnya. Apakah pergerakan harga akan turun ataukah akan naik.

Ini sangat penting karena berpengaruh pada open posisi yang akan kita ambil nantinya. Yaitu apabila pergerakan harga diprediksi akan naik kita akan memilih opsi beli (BUY), begitu juga sebaliknya jika pergerakan harga diprediksi akan turun kita akan memilih opsi jual (SELL).

Agar bisa menjadi trader forex yang bisa profit secara konsisten tidak harus membuat strategi yang rumit.

Bahkan trader pemula yang baru belajar juga bisa profit menggunakan teknik analisa trading forex yang sederhana dan gampang dipahami. Saat ini kita akan membahas strategi dan teknik analisa memprediksi pergerakan harga pada trading forex untuk pemula.

4 Strategi Trading Forex  Sederhana dan Profitable Untuk Pemula


Berikut ini macam macam strategi trading forex untuk pemula agar profit konsisten:


1. Strategi Crossing Indikator Moving Average

Strategi ini menggunakan indikator Moving Average untuk patokan dalam membuka open posisi baik itu Buy maupun Sell.

Moving Average atau MA merupakan indikator trend yang paling banyak digunakan oleh trader baik yang pemula maupun trader profesional.

Moving Average selalu berguna untuk mengidentifikasi pergerakan arah trend. Yaitu ketika harga bergerak diatas garis indikator Moving Average, maka indikator mengkonfirmasi bahwa harga saat ini dalam trend naik (Bullish trend).

Dan ketika harga bergerak dibawah garis indikator MA, maka indikator mengkonfirmasi bahwa harga saat ini dalam trend turun (Bearish trend).
strategi trading forex yang cocok untuk pemula

Teknik trading sederhana dengan indikator Moving Average yaitu mengandalkan momen crossing (persilangan) pergerakan harga yang melintasi garis Moving Average. Untuk settingan gunakan dulu settingan default.
strategi trading forex sederhana dan profitable

Pilih open posisi:
  • Buy (Naik), ketika momen pergerakan harga melintasi garis indikator Moving Average dari bawah ke atas (Dari bawah garis ke atas garis MA).
  • Sell (Turun), ketika momen pergerakan harga melintasi garis indikator Moving Average dari atas ke bawah (Dari atas garis ke bawah garis MA).

2. Strategi Overbought dan Oversold

Dalam perdagangan suatu harga juga dipengaruhi oleh overbought dan oversold.

Overbought (jenuh beli) adalah kondisi dimana kenaikan harga telah mencapai area maksimal. Secara sederhana suatu aset terlalu banyak dibeli sehingga persediaan terlalu banyak, untuk harga diprediksikan cenderung akan berbalik menurun.

Oversold (jenuh jual) adalah kondisi dimana harga telah turun pada area paling bawah. Secara sederhana suatu aset terlalu banyak dijual sehingga persediaan semakin sedikit, untuk harga selanjutnya diperkirakan akan kembali naik.

Kondisi oversold dan overbought harga memang tidak nampak pada tampilan chart. Sehingga untuk melihatnya dibutuhkan petunjuk sinyal dari indikator jenis oscillator.

Beberapa indikator jenis oscillator yaitu:
  • RSI
  • Stochastic Oscillator
  • CCI
  • dan lainnya
Cara membaca sinyal dari indikator jenis oscillator (RSI, Stochastic oscillator, CCI) adalah sama yaitu

Pilih open posisi Buy (beli):
  1. Ketika pergerakan harga telah memasuki area oversold (area bawah)
  2. Kemudian pergerakan harga mulai berbalik keatas
  3. Lakukan open posisi Buy ketika pergerakan harga telah melintasi garis oversold indikator (dari bawah ke atas).
trik jitu trading forex pasti profit

Pilih open posisi Sell (jual):
  1. Ketika pergerakan harga telah memasuki area overbought (area atas)
  2. Kemudian pergerakan harga mulai berbalik ke bawah
  3. Lakukan open posisi Sell ketika pergerakan harga telah melintasi garis overbought indikator (dari atas ke bawah).
belajar forex untuk pemula
3. Strategi Ketika Pergerakan Sideways

Pergerakan sideways (kesamping) yaitu kondisi pergerakan harga yang cenderung mendatar ( tidak bullish dan tidak bearish). Pergerakan sideways sering sekali terjadi, tetapi banyak trader yang lebih menghindari melakukan trading ketika sedang sideways, alasannya karena kurang potensial.

Padahal apabila trader bisa mengetahui cara dan teknik trading forex pada kondisi pasar sideways, akan mudah untuk memperoleh profit.

Teknik ini lebih mengandalkan level level support dan resistance, yang mana level support adalah batas bawah dan level resistance adalah batas atas dalam suatu range.

Support dan resistance dapat ditentukan oleh banyak hal, bisa dengan cara manual dengan melihat pola harga (price pattern), indikator fibonacci, pivot point dan level psikologis.

Prinsip dasarnya adalah:

*Ketika pergerakan harga menyentuh level support (batas bawah)yang telah teruji, maka kemungkinan yang terjadi ada dua yaitu memantul ke atas atau menembus ke bawah. Jika pergerakan harga tidak mampu menembus level support maka ia akan berbalik ke atas.

*Ketika pergerakan harga menyentuh level resistance (batas atas)yang telah teruji, maka kemungkinan yang terjadi ada dua yaitu memantul ke bawah atau menembus ke atas. Jika pergerakan harga tidak mampu menembus level resistance maka ia akan berbalik ke bawah.

Sebagai contoh kita akan menentukan level support dan resistance secara manual yaitu dengan menambahkan garis mendatar. Tentunya pada pergerakan harga sideways.

Buat garis trendline mendatar ketika pergerakan harga telah terbentuk pada titik 1 dan titik 2, seperti gambar ini:
macam macam strategi trading forex pasti profitSelanjutnya perhatikan dan analisa pergerakan selanjutnya, apakah membentuk Uptrend, sideways ataukah Downtrend.

Apapun trend yang terjadi selanjutnya, dapat dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan. Sebagai contoh trend yang terjadi adalah sideways.
rahasia trading forex pasti profit
#Pada titik 2 dan 5, Pergerakan harga tidak mampu menembus level Resistance sehingga pergerakan harga selanjutnya cenderung berbalik arah ke bawah, dan kondisi ini dapat kita manfaatkan untuk mengambil open posisi Sell (Jual).

#Pada titik 4 dan 6, Pergerakan harga tidak mampu menembus level Support sehingga pergerakan harga selanjutnya cenderung memantul ke atas, dan kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk open posisi Buy (Beli).

Pada titik 7, Pergerakan harga mampu menembus level Resistance, Kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk open posisi Buy, namun jika masih ragu, dapat menunggu terjadinya titik 8.

Ketika level Resistance telah berhasil ditembus atau dilewati ( titik 7 )maka, level Resistance tersebut pada kondisi selanjutnya berubah menjadi level Support,. Begitu juga sebaliknya Level support yang berhasil ditembus akan berubah menjadi level resistance.
cara belajar trading forex untuk pemula

4. Strategi BreakOut Trendline Pada Pergerakan Trending ( Uptrend dan Downtrend)

Jika strategi pada nomor 3 diatas diperuntukkan untuk pergerakan harga sideways, maka untuk strategi kali ini diperuntukkan untuk pergerakan harga ngetrend yaitu pergerakan trend naik (Uptrend) dan pergerakan trend menurun (Downtrend).

Untuk teknik ini kita akan menggunakan alat grafik yaitu Trendline (Garis trend) yang sudah tersedia pada platform trading.

Dengan menggunakan trendline, kita akan menunggu momen terjadinya pembalikan arah harga atau reversal. Sehingga bisa kita manfaatkan untuk mengambil open posisi trading yang menguntungkan.

#Ketika Trend Naik ( Uptrend)

Pada saat sedang terjadi trend naik, kita membutuhkan minimal dua titik lembah terakhir untuk memasang trendline.

Tunggu momen ketika garis trend berhasil ditembus atau dilewati oleh pergerakan harga. Setelah garis trend berhasil dilewati maka pergerakan harga selanjutnya akan berbalik arah dari Uptrend menjadi Downtrend.

Kita bisa mengambil open posisi Sell (Jual) pada titik A, Namun jika masih ragu dapat menunggu pada momen titik B.

Pada titik B pergerakan harga setelah menembus garis trend, masih berusaha naik lagi, namun tidak mampu menembus garis trend dari bawah ke atas. Ini sebagai konfirmasi bahwa trend selanjutnya akan menurun (Downtrend).
tips trading forex profit konsisten

#Ketika Trend Turun ( Downtrend)

Untuk memasang trendline pada pergerakan Downtrend dibutuhkan minimal 2 titik puncak terakhir.

Ketika garis trend berhasil ditembus mengindikasikan pergerakan selanjutnya akan berbalik arah menjadi Uptrend. Ini dapat dimanfaatkan untuk mengambil open posisi Buy (Beli).
strategi jitu rahasia belajar trading forex

Nah itulah 4 macam teknik dan strategi sederhana tapi profitable untuk trading forex. Agar hasil sinyal yang dihasilkan lebih akurat anda bisa menggabungkan strategi 1 sampai 4 diatas. Dengan kombinasi ke empat strategi diatas akan membuat anda lebih yakin dan percaya diri.

Tidak sedikit trader forex pemula yang bingung dalam memilih strategi trading yang paling cocok agar profit konsisten.

Pada dasarnya semua teknik bisa mendatangkan profit jika digunakan dengan benar, oleh karena itu pilih dan gunakan strategi yang paling anda pahami dan coba tes kecocokannya menggunakan akun demo. Apakah strategi tersebut cocok dengan style trading anda?

Semoga artikel kali ini dapat memberikan manfaat untuk anda dalam meraih profit.
Share This :
Eko Susilo
avatar

Terimakasih materi sangat bagus untuk pemula belajar trading

10 Agustus 2018 20.24

Mulai Mengetik Lalu Tekan Enter Untuk search